Penghujung Pelantar Kampung Bugis

Penghujung pelantar Kampung Bugis, Tempat menunggu Pompong tiba ketika surut.

Gambar  —  Posted: Maret 7, 2012 in Uncategorized
Tag:, ,

Kapal kapal

Perairan Pelantar II, dimana kapal-kapal nelayan maupun kapal barang dengan tonase ringan sedang berlabuh. Foto ini diambil dari atas Pompong dalam perjalanan menuju pelantar II untuk bersandar

Gambar  —  Posted: Maret 7, 2012 in Photograph, Uncategorized
Tag:, ,

Test Posting dari Blackberry

Posted: Desember 5, 2010 in Mind Luah

Test Posting dari blackberry, sambil menikmati secangkir teh susu hangat

Hmm..cukup memuaskan, bisa blogging on the fly.., hal ini bisa berguna nantinya kalau sewaktu-waktu ada tugas untuk live report, ke website Kantor, atau juga sebagai layanan khusus kita kepada client supaya mereka bisa update content secara mobile.

batam city nights

Posted: Mei 14, 2010 in Uncategorized

sekali2 pergi ke batam untuk motret malam..

Kampung datok ..

Posted: Maret 28, 2010 in Perspektif

Sunset Penyengat

Nostalgia..

akhirnya setelah sekian lama tidak menjejakan kaki di kampong Datok Pulau Penyengat, tempat tinggal Keluarga ibuku dahulu. Akhirnya aku bisa kembali menjejakkan kaki disini.

Ternyata banyak berubah, dan rumah yang memiliki arsitektur rumah panggung ala melayu yang dulu waktu masih kecil sering kutempati. ternyata sudah tinggal puing-puingnya.. ada sekilas ingatan yang terlintas di pikiranku, masa-masa kecil yang sering kuhabiskan di sini. Perlahan-lahan mataku berkaca-kaca.. terharu.

Dan ingatan orang-orang yang tinggal di sekitar ini pun masih sama, mereka masih ingat aku dan keluargaku, ..bagai tetangga yang hilang rasanya. Salah satunya ketika aku menghadiri Kenduri Alm. Tok Mazlan Saleh yang ternyata adalah tetangga  alm atokku. Alm. juga merupakan Atok dari dua orang sahabat perempuanku, Rara dan Meitia, mereka adik dan kakak, Rara sang adik dan Meitia atau akrab dipanggil Tia adalah sang kakak.   Tanggal 27 Maret , adalah Kenduri nujuh malam Alm. Tok Mazlan saleh, seseorang yang di Masa tuanya sangat gigih dalam berkesenian, beliau merupakan salah satu violist senior di negeri kata-kata ini yang tunak dalam Seni Musik Ghazal pimpinan Bang Azmi M.H. Mari kirimkan Al fatihah untuk beliau.

Perbincanganku dengan Rara   seusai acara kenduri harus diakhiri karena rombongan tetamu dari tanjungpinang hendak pulang. Demikian dengan ku, aku juga mesti pulang ke Tanjungpinang. Sungguh Nostalgia yang amat singkat di Kampung datok.

Ah mulai menulis lagi..(lagi)

Posted: Maret 28, 2010 in Perspektif

Setelah berkutat dengan kesibukan yang cukup padat, akhirnya mulai menulis blog ini lagi..

semoga blog ini dapat terus ditulis..

Berikut hasil jepretan menggunakan kamera baru, Canon EOS 500D