Kopdar Bibcom, dan Tanjungpinang Cyber City

Februari 22, 2009

Setelah setengah jam menunggu, maka dimulailah acara gathering atau istilah indonesianya “kopi Darat”, atau bahase melayu die sembang-sembang… Bertempat di Mamak Den Square (atau gurindam Square) .

Bersama Bintan island Blogger Community. Kopdar perdana tersebut mengahdirkan moderator BiBCom kak ina, yang modem CDMAnya ketinggalan di rumahnya yang nun-jauh di Batu Sepuluh alias 10 Km dari Epicentrum pertemuan di Mamak Den Square (emang gempa pake episentrum segala..hehe) yang berakibat beliau ndak bisa online, walaupun pake laptop diakrenakan bit rate yang ditawarkan untuk hotspot gratis Cuma..sekali lagi cuma 56 Kbps, .tentu macam siput kalau ngebuka halaman web yang kompleks dengan CSS dan elemen grafis yang cukup banyak. Kalau mau yang Cepat macam speedy rumahan pun mesti pakai speedy prepaid tapi tak gratis (ibarat para pemikir ekonom kapitalisme “There is no such as a free Lunch”).., kemudian Bang Bothe Instruktur LPK-PURI, dan Pendayung juga nih orang..kalao gak salah dulu pernah blogwalking ke blog dia, dan membaca postingnya tentang journal2 perjalanannya berkayuh kano, dan Bang Efri seorang Karyawan salah satu BUMN di Tanjungpinang yang datang bersama anak dan istrinya. Dan tak ketinggalan seorang mahasiswa yang rajin berkutat dibidang IT walaupun pendidikan formalnya S1 Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Maritim Raja Ali haji yang merupakan diri saya sendiri. :D

Pertemuan perdana malam tadi cukup asik, banyak terjadi sharing mengenai IT, Komitmen pemda terhadap IT, khususnya Pemko Tanjungpinang. dan macam-macamlah..tapi satu hal yang menajdi concern saya adalah bagaimana menjadikan Kota gurindam Negeri pantun ini menjadi Cyber City mengikuti jejak saudara mudanya kota Batam yang baru saja berusia 37 tahun, padahal Tanjungpinang dah 225 Tahun..hehe tue wak.,.

Namun bukan hanya sekedar Cyber city seperti kota-kota lainnya di Indonesia, akan tetapi sebuah kota dimana kebudayaan melayu bisa disinkronisasikan dengan teknologi informasi, maka melintaslah ide  bahwa KPK (ini bukan lembaga pimpinan Aantasari Azhar lho) tapi Komunitas Penyair Kota  Tanjungpinang mesti memiliki blog untuk mempublikasikan karya-karyanya sehingga mereka bisa dikenal luas, tak hanya sekota Tanjungpinang , namun secara global dan juga terfikir sesuatu yang bisa meningkatkan komitmen pemda terhadap IT adalah ketika mereka sudah bisa merasakan manfaatnya, dan secara kebetulan di kalangan komunitas Penyair Kota juga banyak pejabat Kota Tanjungpinang, ketika blog sudah menjadi hobi mereka maka tentu mereka akan menularkannya kepada rekan-rekannya sesama pejabat ..mudah-mudahan.., tapi bisa jadi contohnya sewaktu ibu Tatik mulai bergiat menulis puisi dan membaca puisi , terkesan pejabat  Pemko lainnya (selain beberapa orang yang memang seniman) tak mau kalah seolah-olah naluri kepenyairannya dicabar..layaknya sifat seorang Melayu yang pantang dicabar maka..lihatlah hasilnya..pada ikutan-ikutan berpuisi semuanya..Harapannya supaya Blog juga bisa menjadi seperti itu, maka Pangsa pasar terbesar adalah Komunitas Penyair Kota, dimana secara egaliter penyair dan pejabat memiliki kesamaan status  yaitu PENYAIR..semoga kami dapat mewujudkan Tanjungpinang sebagai Bandar Sibernetik yang berpayung budaya Melayu (Cyber City of Malay) dengan blog sebagai salah satu instrumennya .

Entry Filed under: Teknologi Informasi. .

10 Comments Add your own

  • 1. BIBCom  |  Februari 22, 2009 at 9:09 pm

    mantap….10 untuk PR nya
    oke nanti rencana2 kita tentang blogger to campus dan ke KPK moga terlaksana
    kalau ada teman2 yang kuliah di stisipol dan punya blog, ajak gabung aja di BIBCom
    trus kita mulai tahap persiapan blogger goes to campus
    kita tunggu infonya ya

    semangat terus ya…..

    Balas
  • 2. BoTHe  |  Februari 23, 2009 at 9:44 am

    Koreksi dikit…bukan instruktur LP3i tapi instruktur LPK-PURI..thanks..

    Balas
    • 3. Dipa  |  Februari 23, 2009 at 8:07 pm

      Oke..akan segera dikoreksi…makaseh atas klarifikasinya

      Balas
  • 4. BIBCom  |  Februari 24, 2009 at 1:09 am

    buat buku tamunya donk
    biar mudah di say hello

    Balas
  • 5. BoTHe  |  Februari 25, 2009 at 4:26 pm

    makasih yee dah diganti…nape tak buat Shoutmix..??

    Balas
    • 6. Dipa  |  Februari 25, 2009 at 8:58 pm

      belum ade rencane..saye pakai buku tamu satu halaman aje
      karena wordpress lebih gampang ngisi komentarnya daripada blogspot,

      Balas
  • 7. Putra Anambas  |  Februari 27, 2009 at 6:55 pm

    Maksud hati nak jaring kerisi
    Kerisi lepas yang sangkut tuna
    Mudah-mudahan ngeblog jadi tradisi
    Supaye silaturrahmi makin terbina

    cantik sungguh baju si nona
    Elok bagai rupa si orang kaya
    Bile silaturrahmi makin terbina
    Persaudaraan luas negeripun jaya

    Salam dari Anambas-Bandung.

    Balas
  • 8. MAZPRAM  |  Maret 11, 2009 at 10:55 am

    hello.. lah PR 2 dan 3 nya berati kapan neh heheheh

    Balas
    • 9. Dipa  |  Maret 11, 2009 at 3:49 pm

      ..lagi sibuk bang, ga sempat nulis blog, masih dalam bentuk naskah, belum dipublikasikan..

      Balas
  • 10. Harun Al Rasyid  |  April 29, 2009 at 5:20 pm

    KCB membukakan mata saya akan indahnya islam itu !

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Member Of


Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

fie di Biografi & Buku Tamu
Reva_Ryu di Photo-Photo…
Reva_Ryu di Trend Perfilman Indonesia meng…
Reva_Ryu di Perjalanan ke Tanjunguban
Reva_Ryu di Akhirnya..

Friends & Colleague

Link Umum

Kategori

Profil Facebook Adi Pranadipa

Arsip

Blog Stats